Sahabatrakyat.shop, Jakarta - Pada tanggal 18 Maret 2025, menteri pemberdayaan perempuan Arifah Fauzi menyampaikan pesan penting berupa kolaborasi dengan lembaga-lembaga terkait, prihal persoalan-persoalan yang terjadi di masyarakat. Pesan tersebut disampaikan pada acara konfrensi pers hari Selasa di Hall Gedung VVIP Terminal 3, Bandara Soekarno Hatta.
Kegiatan dengan tema pemulangan 554 orang warga indonesia yang menjadi imigran ilegal lintas negara, turut menghadirkan beberapa menteri. Diantaranya Menteri Polkam Budi Gunawan, Menlu Sugiono, Menteri KP2MI Abdul Kadir Karding, Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya, Wabareskim Irjen Pol Asep Edi, dan Duta Besar Indonesia Untuk Thailand Rachmat Budiman.
Dalam kesempatannya Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifah Fauzi menyampaikan pesan-pesan yang diberikan Presiden Prabowo yang mengarahkan untuk berkolaborasi dan bersinergi dalam menangani persoalan yang terjadi dengan lembaga juga menteri-menteri terkait. Selain itu, dalam penyampaiannya saat konfrensi pers berlangsung, ia telah menyiapkan perlengkapan khusus terkait kedatangan WNI dari Myanmar yang perempuan dengan melakukan pendampingan dan pengecekan secara psikologis agar ketika sampai ke daerah masing-masing sudah dalam konsisi yang lebih baik. ungkapnya.
Dari jumlah keseluruhan 554 orang, terdapat 105 perempuan yang menjadi korban Imigran Ilegal yang dipulangkan ke Indonesia. Arifah berharap agar informasi-informasi penting seperti ini bisa tersampaikan ke seluruh masyarakat hingga tingkat-tingkat desa. Tujuannya agar masyarakat lebih berhati-hati ketika menerima tawaran pekerjaan. imbuhnya
Pada kesempatan yang sama, Rachmat Budiman juga menyampaikan bahwa proses evakuasi yang dilakukan tidak terlalu mudah, mengingat wilayahnya berada di wilayah konflik sehingga perlu penanganan yang ekstra saat melakukan proses evakuasi.
Admin Baru




0 comments
Post a Comment